Integrated Farming di ALKO Kopi Alam Korintji

Integrated farming merupakan satu system yang menggunakan daur dan mendaur ulang, menggunakan tanaman dan hewan sebagai mitra, menciptakan suatu ekosistem yang meniru cara alam bekerja.

Integrated farming dikebun kopi diterapkan pada kebun kopi yang terdapat di desa Danau Tinggi. Pada perkebunan kopi tersebut terdapat peternakan kambing, peternakan ayam, lebah madu, kolam ikan dan pohon naungan yaitu pohon lamtoro. Untuk peternakan kambing dan ayam keduanya menghasilkan kotoran yang dapat dimanfaatkan sebagai pupuk pada tanaman kopi, selain hal tersebut ayam memiliki sifat alami yaitu menceker tanah dimana hal tersebut dapat bermanfaat bagi tanaman kopi yaitu membersihkan gulma dan membuat rorak disekitar tanaman kopi.

Lebah madu (Apismelifera) lebah madu ini adalah lebah madu Eropa yang dapat menghasilkan banyak madu dibandingkan lebah madu lokal (Apiscerana). Dengan memanfaatkan lebah madu pada kebun kopi, hal ini akan membantu meningkatkan hasil produksi kopi karena keberhasilan penyerbukan kopi akan meningkat meskipun kopi adalah tanaman menyerbuk sendiri. Dan pohon naungan lamtoro, daun lamtoro dapat dimanfaatkan sebagai pakan tenak kambing selain itu daun lamtoro memiliki manfaat dapat membantu dekomposisi tanah sehingga bagus untuk tanah, dan dapat menjagan kelelembaban tanah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *