PETANI KOPI ALAM KERINCI (ALKO) DENGAN TEKNOLOGI BLOCKCHAIN

PETANI KERINCI DENGAN TEKNOLOGI BLOCKCHAIN

Kemarin saya beli kopi di kedai Blue Korintji Bintaro, Tangerang Selatan. Sengaja pesan produk yang sudah dipasang QR Code untuk mengetahui asal usul kopi yang kita beli. Kedai ini, bekerja sama dengan koperasi Alam Korintji (Alko), merupakan yang pertama menerapkan teknologi blockchain di Indonesia. Mereka menggandeng Emurgo, perusahaan yang menyiapkan teknologi pemindai yang memudahkan konsumen mengetahui riwayat kopi sejak dipanen, diproses, disangrai hingga digiling.

Begitu kopi sampai, saya langsung memindainya. Terpampang di ponsel saya bahwa kopi Korintji dengan proses wet hull ini melalui 25 hari proses sejak dipanen 9 Maret lalu sampai digiling beberapa hari lalu. Kopi ini merupakan produk dua petani dengan nama, foto sang petani, dan titik lokasi kebun mereka yang bisa kita lacak. Keren.

Inilah gelombang keempat kopi yang pernah saya tulis beberapa waktu lalu (link di bawah) yang mulai merambah Indonesia. Petani kopi Kerinci menjadi yang pertama menggunakan perangkat gadget dengan pemantauan real time ini.

Di gelombang ini, konsumen betul-betul raja, menjadi penentu apakah kopi yang akan dibelinya benar-benar berkualitas atau abal-abal. Para konsumen juga bisa memutus mata rantai para tengkulak dengan langsung berhubungan dengan petani. Di gelombang ini pula petani betul-betul harus menjaga kualitas hasil panennya. Jika kualitasnya terjaga, mereka akan diuntungkan. Harga kopi produksinya pun bisa terkerek. Dengan teknologi ini pula mereka bisa berhubungan langsung dengan para importir di berbagai negara.

“Tidak semua petani Kerinci anak muda. Tapi mereka bisa menggunakan gadget yang biasa dikuasai generasi milenial,” kata Suryono, direktur divisi kopi Koperasi Alam Korintji. “Buat kami, mereka adalah para petani milenial.”😊

Selamat buat para petani Kerinci, juga Alko dan kedai Blue Korintji yang telah memasuki babak baru dunia marketing kopi yang serba digital. Mudah-mudahan petani dari daerah lain menyusul mereka demi makin sejahteranya petani kopi Indonesia.

Salam kopi Nusantara

oleh : Kopi Keto.

Tentang blockchain dan gelombang keempat kopi:
https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=512422529414886&id=100019414301735

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *