Temu Usaha Kopi Program Forest II

Program FP II dalam kegiatan Temu Usaha Perhutanan Sosial Lokasi I berlangsung dari tanggal 27-30 November 2020 di Kayu Aro, Kerinci. Program Forest II (FP II) merupakan program kerja sama antara Pemerintah Republik Indonesia dengan Pemerintah Republik Federal Jerman. Kegiatan ini juga membina petani-petani yang berada dalam wilayah kawasan hutan yang dibimbing oleh BPSKL agar bijak dalam menjaga dan menggunakan kawasan hutan sosial, hutan lindung, dan hutan adat. Selanjutanya tujuan utama dari kegiatan ini adalah melatih dan membimbing petani kopi dalam meningkatakan kualitas dan produktifitas yang lebih baik, serta yang penting petani dapat mencari pasar dan menjual sendiri kopinya baik dalam negri maupun luar negri.

Rangkaian kegiatan Temu Usaha Kopi dihadiri juga oleh Bapak Bupati Kerinci yang sekaligus membuka acara. Pada hari pertaman, kegiatan diisi dengan pemaparan materi, diskusi, sharing, dan tanyajawab berbagai pakar, maestro kopi, serta petani yang membahas mengenai berbagai hal tentang kopi. Setelah melakukan diskusi kopi, peserta juga melakukan kunjungan ke pabrik pengelohan Alko dan Pelangi untuk mengetahui standar pengolahan kopi.

Pada hari kedua, kegitan diisi oleh pemaparan materi, diskusi, sharing, dan tanyajawab oleh para pakar kopi dan semua peserta pelatihan yang hadir dari pagi sampai sore. Selanjutnya pada malam dihari semua peserta melakukan kegiatan cuping kopi robusta dari masing-masing petani yang tersebar diberbagai wilayah yang tersebar di Kabupaten Sarolangun, Merangin, Kerinci, dan Solok Selatan. Tujuan dari cuping kopi petani adalah untuk mengetahaui cita rasa dan kekhasan kopi dari masing-masing petani yang berada dilain wilayah.

Pada hari, ketiga kegiatan transaksi bursa kopi antara petani dan pembeli kopi. Kegiatan ini dilakukan dengan penawaran dan pengecekkan qualitas kopi yang nantinya kopi mereka akan dibeli ketika telah mencapai kesepakan. Selanjutnya hasil transaksi kopi, terkumpul sebanyak 29 ton untuk kopi dan di luar kopi yang terakamulasi sebanyak 31 ton yang di beli oleh para buyer. Selanjutkan kegiatan ditutup dengan pemberian kesan dan pesan selama kegitan Temu Usaha Kopi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *