WWF Dampingi Tehnik pengolahan Kopi di Kayu Aro

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Nurlailis
TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI – Enam tahun terakhir, para petani Desa Sungai Tanduk di Kecamatan Kayo Aro, Kabupaten Kerinci, Jambi mulai mengonversi lahannya menjadi perkebunan kopi arabika.
Ini adalah momentum untuk mengembangkan dan meningkatkan produksi atau optimalisasi potensi lahan.
Di sinilah WWF Indonesia bersama Yayasan LAHAR atas dukungan Millenium Challenge Corparation (MCC) MCA Indonesia membantu masyarakat petani kopi arabika dengan program penguatan kapasitas masyarakat melalui peningkatan komoditi kopi yang berbasis ekonomi hijau di penyangga Kawasan Lindung Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS).
Para petani diajarkan tehnik budidaya kopi yang baik, mulai dari pemeliharaan kebun kopi, cara panen dan pasca panen hinggapemasarannya.
Program ini juga diharapan dapat menghentikan keinginan petani untuk menambah lahan subur baru dengan merambah kawasan hutan konservasi TNKS.
“Sebelumnya petani melakukan panen buah kopi secara asalan, buah kopi yang masih hijau juga dipetik. Setelah pelatihan petani mulai panen dengan memetik buah kopi merah,” ujar Direktur Yayasan Lembaga Advokasi Hak Rakyat (Lahar), Musnardi Moenir, Selasa (23/1). (cul)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *